catur brata

Sebuah potret toleransi antarumat beragama di Dusun Jlono, Desa Kemuning, Ngargoyoso tersaji harmonis saat pelaksanaan catur brata umat Hindu di puncak perayaan Hari Raya Nyepi, Selasa (28/03/2017). Nuansa khidmat peribadatan itu dijaga seluruh warga meski sebagian tidak merayakannya.

Dalam menunaikan catur brata penyepian, sekitar 30 keluarga penganut agama Hindu memusatkan aktivitas itu di Pura Jonggol Santiloka yang terletak di ujung timur dusun wilayah Rt 16/Rw XV. Mereka meninggalkan rutinitas dan berdiam diri di pura sesuai makna amati geni, amati lelanguan, amati lelungan dan amati karya.

Selain di pura, sebagian umat melakoni catur brata di rumah masing-masing. Terlihat umat Hindu memadati pura berukuran 4 x 5 meter persegi itu sambil membawa bekal selimut dan tikar. Catur brata penyepian benar-benar ditunaikan secara khidmat.

Nyaris tidak terdengar suara bising kendaraan, alat pertanian beradu maupun riuh anak-anak bermain di jalanan kampung. Nuansa toleransi yang terbangun sejak lama tetap lestari sampai sekarang.

Toleransi

“Saudara muslim dan nasrani ikut tidak menyalakan lampu. Mereka beronda keliling Dusun Jlono, menjaga kediaman umat Hindu yang sedang melaksanakan catur brata penyepian. Ini wujud toleransi kita,” kata Pemangku Pura Jonggol Santiloka, Gimanto.

Di perkampungan lereng Gunung Lawu ini, sekitar 300 keluarga dari latar belakang agama berbeda ikut nyengkuyung rangkaian perayaan Nyepi yang dianut 30-an keluarga. Antara lain melasti, tawur agung, Nyepi, ngebak geni dan dharma santi.

“Semua warga dusun tidak hanya toleransi tidak berbuat gaduh. Juga menyokong pendanaan selama rangkaian upacara,” jelasnya.

Tokoh masyarakat Dusun Jlono, Andi Sutarto mengatakan umat non Hindu tetap melaksanakan kegiatn rutin di luar rumah meski mengurangi kebisingan maupun berlalu lalang di depan pura yang berdiri sejak 1997 itu. Perbedaan agama maupun kepercayaan di dusunnya bukan penghalang menciptakan suasana harmonis, bahkan terdapat sejumlah keluarga yang anggotanya berbeda keyakinan.

Sumber : http://krjogja.com