Jembatan Selfie

Jembatan Selfie

Mengawali tahun 2017 ini, tekad Pemkab Karanganyar menggenjot sektor pariwisata dimulai. Sektor itu dinilai bisa menjadi andalan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Sesuai dengan motto yang diangkat di tahun keempat kepemimpinan Juliyatmono-Rohadi, Karanganyar Maju dan Sejahtera.

Sukses meminta bagian mengelola Gerojogan Sewu yang sudah dimulai tahun lalu, kini ganti kawasan Ngargoyoso, sekitar Kebun Teh Kemuning yang juga menawarkan keindahan alam angat menakjubkan. Potensi besar wisata alam di kawasan itu harus ditata lebih baik. “Akhir pekan, masyarakat yang berkunjung ke kawasan itu semakin banyak. Bahkan saat tertentu, lalu lintas menuju ke Ngargoyoso, kawasan Lawu sisi utara, sangat padat. Masyarakat mencari sesuatu yang lain, pemandangan indah, untuk menghilangkan penat setelah bekerja keras,” kata Bupati Juliyatmono, Sabtu (11/2).

Karena itu sebagaimana saat meminta bagian mengelola Gerojogan Sewu, Bupati terus menerus mendesak Kodam IV/Diponegoro untuk mengizinkan pengelolaan bersama. Pihak ketiga, investor besar sudah lama ingin masuk ke sana, dan itu bisa diakomodasi untuk memaksimalkan potensi yang sudah ada. Tentu, satu hal yang tidak akan diubah, meski dikelola bersama ke depannya, Kebun Teh Kemuning tentu tak akan diubah. Sebab teh produk perkebunan yang sudah ada sejak zaman Belanda itu benar-benar memiliki kekhasan dengan pasaran ekspor yang besar.

Pangdam pun luluh. Beberapa kali disowani tim Pemkab Karanganyar, akhirnya ada lampu hijau 11,6 hektare lahan Kemuning akan digarap bersama dengan Pemkab Karanganyar. Dengan cara itu, Kodam juga akan ikut andil mengangkat kesejahteraan masyarakat Karanganyar di sekitar Ngargoyoso.

Juliyatmono sudah membuat grand desain, menawarkan jembatan kaca dari satu bukit ke bukit lain, dengan pemandanngan indah di bawahnya. Atau kereta gantung dari Tawangmangu ke Ngargoyoso, dan juga memperindah kawasan olahraga dirgantara paralayang yang ada di sirkuit Tlogomadirdo, Segaragunung. Jalan ke arah kawasan itu harus dilebarkan agar mobil lebih leluasa. Saat ini untuk masuk ke kawasan paralayang yang sudah diakui internasional itu, mobil harus bergiliran masuk karena jalan yang sempit dan belum bagus.

“Pokoknya, kita eksplorasi kawasan puncak Lawu. Kalau selama ini hanya Tawangmangu dan Gerojogan Sewu, kini Ngargoyoso. Di sana sudah ada kebun jambu wisata petik buah, ada olahraga tubing di tiga atau empat tempat, kuliner khas, di samping gerojogan Jumok dan Parang Ijo yang juga semakin dikembangkan,” kata dia.

Masih ada lagi jembatan selfi di Anggrasmanis, Jenawi yang bisa dibikin satu paket pengembangan dengan pembenahan kawasan Ngargoyoso dan sekitarnya. Potensi wilayah utara sangat menjanjikan, karena sebentar lagi Waduk Gondang selesai dibangun dan akan dijadikan kawasan wisata air.

Pemkab juga memaksimalkan Terminal Wisata Bangun Makuthoromo, Karangpandan, sebagai titik parkir untuk wisatawan yang masuk ke wilayah atas, di puncak Lawu. Ke depan, semua bus-bus besar yang datang ke Karanganyar akan ditampung di Terminal Wisata itu, untuk kemudian ditawarkan paket wisata alam. “Kita sudah mengupayakan bantuan bus kecil (minibus) ke Kementerian Perhubungan sebagai hadiah penghargaan Wahana Tata Nugraha. Kita desain bus itu sebagai kendaraan antar ke kawasan wisata Ngargoyoso, Jenawi, juga ke Matesih dan kawasan lainnya yang tidak mungkin ditempuh dengan bus besar.”

Bus itu kita desain agar penumpang di dalam bisa menyaksikan secara leluasa ke luar, menikmati pemandangan alam yang indah sepanang perjalanan. Jadi mungkin dinding bus dibuat full kaca, sehingga lebih enak bagi penumpang memandang keluar. Jika tidak mendapatkan bantuan, Pemkab akan menggandeng pengusaha bus agar mau diajak mengembangkan angkutan khusus pariwisata tersebut. Paket wisata dibuat dan dipusatkan di Terminal Wisata Karangpandan itu.

Dengan begitu masyarakat akan mendapatkan bagian besar, mulai dari transportasi lokal, kuliner, cendera mata, dan juga layanan yang lebih baik untuk para wisatawan. Artinya, sektor itu semakin berkembang dan menjadi potensi menngangkat kesejahteraan rakyat secara keseluruhan.